PROGRAM RUMAH MEWAH HANYA 5,6 JUTA . HANYA UTK WARGA INDONESIA SIAPA CEPAT DIA BERUNTUNG... �� Dapat soevenir senilai 5.600.000.- �� Dapat Akta Notaris sebagai Jaminan Perlindungan Hukum. �� Potensi Bonus Harian 300 rb sd 2 juta per hari. �� Dapat Bonus prestasi Total 202 juta secara bertahap �� Rumah seharga 800 jt /1 M �� Lokasi,Model dan desain Rumah Anda yg menentukan �� Dapat Royalty /bagi hasil Nasional setelah dapat Rumah minimal Rp.50jt-250jt setiap bulan.
Kamis, 27 April 2017
COMPANY PROFILE
Perusahaan ini didirikan dipenghujung akhir tahun 2015 dengan nama PT TRIMA SARANA PRATAMA, yang merupakan salah satu anak perusahaan Holding Company yang bergerak dibidang Property dan penyediaan produk suplemen kesehatan kelas dunia yang bermutu tinggi, dengan cara pemasaran Network Marketing. Kantor pusat kami berlokasi di Jakarta dan kegiatan operasional kami meliputi seluruh wilayah Indonesia. Dan dalam kurun waktu beberapa tahun kedepan, wilayah opersional akan kami perluas kesebagian besar wilayah Asia, Amerika Latin dan Eropa.
PT TRIMA SARANA PRATAMA merupakan perusahaan Nasional yang memberikan sebuah solusi tercepat bagi seluruh masyarakat Indonesia dalam rangka memenuhi kebutuhan papan yaitu kepemilikan Rumah Impian dalam waktu 6 bulan dengan mengikuti program 1-2-15 serta menyediakan produk-produk unggulan yang sangat sangat dibutuhkan serta diminati oleh masyarakat yaitu: Trimajus, Mr.X1, Bio Disc, Cair Beauty Spray, Sekar Putri sebagai produk souvenir yang diberikan disaat bermitra dengan perusahaan
Secara keseluruhan, PT TRIMA SARANA PRATAMA, bukan hanya memberikan solusi tercepat dalam kepemilikan RUMAH IMPIAN senilai Rp.800juta, akan tetapi perusahaan juga telah mempersiapkan PASIF INCOME kepada semua Anggotanya yang telah meraih posisi tertentu serta memiliki komitment terhadap perusahaan, yang besarnya + Rp. 250juta perbulan.
Perusahaan juga menyediakan produk-produk yang bermutu tinggi, untuk selalu menjaga kesehatan serta mengobati berbagai macam penyakit, sebagai alat pendukung untuk mempercepat meraih kesuksesan dalam berbisnis.
Dengan dukungan dari Support System, Team IT,SDM yang sangat berpengalaman dibidangnya dan system pemasaran yang sangat luar biasa, serta marketing plan yang kokoh, sangat sederhana, mudah dipahami, kami berharap, Anda yang sudah bergabung, akan segera dapat merealisasikan semua impian-impian yang selama ini belum bisa Anda wujudkan.
Dengan tiga kombinasi ampuh: Cara Mudah Beli Property, Produk yang bermutu serta marketing plan yang sangat luar biasa, kami yakin, Perusahaan ini akan menjadi pilihan terbaik bagi Anda dalam mewujudkan cita-cita mulia semua lapisan masyarakan Indonesia khususnya dan dunia International pada umumnya menuju kehidupan yang sehat, sejahtera dan keluarga dapat meraih kehidupan yang lebih baik dimasa yang akan datang.
KPR itu Riba dan Menjerat
ILUSI RIBA DAN KITA MENIKMATINYA...
matursuwun buat mas Saptuari Sugihartobukunya #kembaliketitiknol
terimakasih juga buat bang Faizal Nwd yang sudah meminjamkan hehe..
matursuwun buat mas Saptuari Sugihartobukunya #kembaliketitiknol
terimakasih juga buat bang Faizal Nwd yang sudah meminjamkan hehe..
"Wah selamat ya bu.. Mobil baru nih, platnya masih putih, interiornya masih wangi bau pabrik..”
“Eh.. Iya.. iya jeng, makasih.. Alhamdulillah dikasih rejeki oleh Allah”
(Dalam hati: duh.. Gak tau dia kalo mobil ini kredit, cuman DP 30 juta, sisanya cicil 4 tahun)
“Eh.. Iya.. iya jeng, makasih.. Alhamdulillah dikasih rejeki oleh Allah”
(Dalam hati: duh.. Gak tau dia kalo mobil ini kredit, cuman DP 30 juta, sisanya cicil 4 tahun)
“Wuih! Motor baru brooo.. Dah 150CC ini yak? Makin ganteng lu pakai motor ini.. Beli cash berapa bro?”
“Yooi cuy! Tarikannya mantaab, ngepoott bisa muter 470 derajat celsius! Enteeng dah..”
“Beli di dealer mana? Beli cash berapa bro?”
“Eh elu haus enggak.. Ada yang jual es tebu tuh disana!”
(Dalam hati: waduh, ketahuan beli kredit gengsi nih gua! Dah ganteng-ganteng gini masak naik motor utangan, jadi GGK dong.. Ganteng-Ganteng Kreditan!)
“Yooi cuy! Tarikannya mantaab, ngepoott bisa muter 470 derajat celsius! Enteeng dah..”
“Beli di dealer mana? Beli cash berapa bro?”
“Eh elu haus enggak.. Ada yang jual es tebu tuh disana!”
(Dalam hati: waduh, ketahuan beli kredit gengsi nih gua! Dah ganteng-ganteng gini masak naik motor utangan, jadi GGK dong.. Ganteng-Ganteng Kreditan!)
“Waah pak, rumahnya nyaman sekali di kompleks ini, fasilitasnya lengkap, banyak pohonnya.. Belinya berapa pak kemarin?”
“Aah.. Masih milik bank rumah ini pak, saya KPR 15 tahun, kalau gak nekat ya susah beli rumah jaman sekarang pak.. Bayar DP aja, nanti nyicil urusan belakangan”
“Ooo gitu ya pak.. Saya mau KPR tuh gak berani pak, 15 tahun saya bayar cicilan. Saya milih beli tanah yang murah aja pak, pelan-pelan saya bangun tiap dapat rejeki, alhamdulillah sudah mau 4 tahun, bulan depan mau masang gentengnya pak..”
“Eh iya pak.. Saya juga sempet mikir gitu dulunya, tapi aduh ini mumpung dapat yang cocok pak, akhirnya nekat aja deh..”
“Aah.. Masih milik bank rumah ini pak, saya KPR 15 tahun, kalau gak nekat ya susah beli rumah jaman sekarang pak.. Bayar DP aja, nanti nyicil urusan belakangan”
“Ooo gitu ya pak.. Saya mau KPR tuh gak berani pak, 15 tahun saya bayar cicilan. Saya milih beli tanah yang murah aja pak, pelan-pelan saya bangun tiap dapat rejeki, alhamdulillah sudah mau 4 tahun, bulan depan mau masang gentengnya pak..”
“Eh iya pak.. Saya juga sempet mikir gitu dulunya, tapi aduh ini mumpung dapat yang cocok pak, akhirnya nekat aja deh..”
“Heeei.. handphone baruu yaa! Gilee iPhone 6S plus! Ini kan mahaaal gilak! 14 juta kan harganya!”
“Yaa demi komunikasi laah biar lancar, kalo lancar kan kerjaan juga gak ketinggalan, beres semua ditangan”
(Dalam hati: gak tau dia, aku beli hape ini gesek 2 kartu kredit, sebulan bayar 1,3 juta sampai 12 kali bayar. Gak papa lah.. Kalo aku pakai hape ini kan orang juga segen ngeliatnya..”
“Yaa demi komunikasi laah biar lancar, kalo lancar kan kerjaan juga gak ketinggalan, beres semua ditangan”
(Dalam hati: gak tau dia, aku beli hape ini gesek 2 kartu kredit, sebulan bayar 1,3 juta sampai 12 kali bayar. Gak papa lah.. Kalo aku pakai hape ini kan orang juga segen ngeliatnya..”
“Ciyeee yang habis pulang dari Dubai.. Foto-fotonya eksis benerrrr di instagram! Keren lo.. Oleh-oleh mannaa?”
“Eh iyaaa.. Mumpung masih muda, sebanyak apapun tempat itu kita jelajahi, biar gak nyesel nanti kalau udah tua bro! Pokoknya bisnis jalan, ownernya jalan-jalan..”
(Dalam hati: duuh, jangan sampai tau dia.. Beli tiketnya kemarin pakai kartu kredit utangan, jalan-jalan sekarang, bayarnya cicil hingga 2 tahun ke depan…)
“Eh iyaaa.. Mumpung masih muda, sebanyak apapun tempat itu kita jelajahi, biar gak nyesel nanti kalau udah tua bro! Pokoknya bisnis jalan, ownernya jalan-jalan..”
(Dalam hati: duuh, jangan sampai tau dia.. Beli tiketnya kemarin pakai kartu kredit utangan, jalan-jalan sekarang, bayarnya cicil hingga 2 tahun ke depan…)
Ilusi Riba dan Kita Menikmatinya!
Mmmmm…..
semoga sahabat tidak termasuk yang diatas yah...tapi jujur saja banyak diantara kita yang menikmatinya dan terjebak didalamnya, termasuk saya pribadi, dengan bangga menikmatinya padahal semua hutang belaka.
semoga sahabat tidak termasuk yang diatas yah...tapi jujur saja banyak diantara kita yang menikmatinya dan terjebak didalamnya, termasuk saya pribadi, dengan bangga menikmatinya padahal semua hutang belaka.
Semoga Allah mengampuni segala dosa riba ini...
Doakan kawan-kawan saat ini saya sedang hijrah untuk sepenuhnya terlepas dari jebakan hutang RIBA.
Ilusi menjadi orang kaya, padahal sebenarnya belum mampu punya..
Kredit adalah kewajiban, yang penting keren deh itu tongkrongan..
Hutang adalah kebiasaan, yang penting harga diri naik drastis di depan teman..
Kredit adalah kewajiban, yang penting keren deh itu tongkrongan..
Hutang adalah kebiasaan, yang penting harga diri naik drastis di depan teman..
Dan kita tidak sadar, bertahun-tahun kita terjebak dalam hutang dan kredit yang membelenggu hidup kita, merampas uang kita, bunga berbunga tak ada habisnya, cicilan demi cicilan tak ada ujungnya..
Sakit!!
Perih!!
Baru sekarang sadar, ternyata gaya hidup yang sudah menjebak kita..
Sakit!!
Perih!!
Baru sekarang sadar, ternyata gaya hidup yang sudah menjebak kita..
Rejeki dari Allah itu PASTI CUKUP untuk hidup.. Tapi tak akan pernah cukup untuk gaya hidup!
Inilah yang membuat saya siang malam, melintasi ribuan kilometer memperjuangkan dan sosialisai bagaimana cara mudah beli rumah tanpa RIBA, melawan kapitalisme perbankan...
Ayo kawan jangan hanya berkoar-koar jadilah bagian dari aksi ini dan semoga nanti menjadi catatan di yaumil akhir...
Berjuang melawan RIBA dengan Program C-Pro
Spesial Thanks to Bpk H. Nur Alim, SE Bpk. H.Ridwan Lajin, SH, SE, MM. semua mentor dan kawan kawan sahabat sejati seperjuangan yang tidak bisa disebutkan disini...Semoga Allah senantiasa memberikan keberkahan untuk kita semua.
PS: Jangan Lupa Baca Bukunya yah..#kembaliketitiknol
Rabu, 26 April 2017
Bismillahirrahmanirrahim
Assalamu'alaikum
APA Sih C-Pro 1-2-1-5 itu??
💢 *CLUB PROPERTY PT. TRIMA SARANA PRATAMA*
*PT. TSP Berdiri di bulan Januari 2016, Running network April 2016 Dan Percepatan Jaringan Agen Club Property PT. TSP sampai sekarang berkembang Pesat*
Apakah saat ini Anda bekerja untuk Uang, Atau sebaliknya *Uang yang bekerja untuk Anda*💢
Jika saat *TIDUR* Uang Anda tdk bisa bekerja buat anda *MAKA* Sudah di pastikan selama hidup anda *AKAN* Bekerja untuk uang.
Pilihan ada di tangan *ANDA*
Kalau saya pilih *UANG BEKERJA UNTUK KITA*
💢Berikut Alasan *KENAPA* Saya BERGABUNG di *CLUB PROPERTY PT. TSP* 💢
✅ Owner Jelas
✅ Perusahaan Jelas
✅ Legalitas lengkap
✅ Bidang usaha Nyata
💀 *BUKAN INVESTASI*
✅ Dapat souvenir seharga DP
✅ Dapat surat perjanjian dengan materai (Akta Notaris)
✅ Dengan cara yg sederhana dan simple
✅ Komisi dan Reward di transfer otomatis
❌Tidak JUALAN PRODUK
❌ *BUKAN MLM*
❌ *BUKAN ASURANSI*
❌ *BUKAN MGM Atau sejenisnya*
❌ *BUKAN MONEY GAME / sejenisnya*
❌ *BUKAN MEMBER GET MEMBER*
❌ *BUKAN ARISAN*
Bagaimana dengan *ANDA* ?
Selamat anda menemukan solusi bisnis atau usaha yg sangat tepat Sekali
*CLUB PROPERTY PT.TSP*
*KANTOR OPERASIONAL*
*Kantor Pusat*
Graha MIR Jl.Pemuda no.09Jakarta Timur
*BENEFIT JOIN DI CLUB PROPERTY PT.TSP*
🗓 *PASIF INCOME*
*Royalty Omset Nasional 250 jt per bulan setelah mendapat qualifikasi Direktur peraih Rumah Impian 1 Milyar*
🗣 *AKTIF INCOME*
💸Komisi Penjualan 300rb
> Komisi Presenting 100rb
> Komisi Pairing 100rb
*(Semuanya tanpa batasan)*
💸Reward team
:) *Marketing Eksekutif* - 2 jt (30 poin - 30 poin)
:) *Supervisor* - 10 jt (200 poin - 200 poin)
:) *Manajer* - 40 jt (1.000 poin - 1.000 poin)
:) *General Manajer* - 150 jt (5.000 poin - 5.000 poin)
:) *Direktur* - Rumah 1 Milyar (15.000 poin - 15.000 poin)
✍ *CARA BERGABUNG / JOIN*
💵Biaya keikutsertaan Program Kepemilikan Rumah (PKR)
1) *5,6 jt tunai untuk PKR - 1 Milyar (poin pribadi 22 Poin Property)*
2) *2 jt tunai untuk PKR - 800 jt (poin pribadi 4 Poin Property), cicilan 6 x 600 rb ( poin pribadi 6 x 3 Poin Property)*
*Hanya itu yang dibayar seumur hidup*
📃Dapat Support luar biasa dari Leader2 Hebat dan berpengalaman Anda
> Seminar Property Mingguan
> Grand Seminar Property Bulanan.
> New Member Training
> New Leader Training
> Training Early Bird
> ToT HID (Hight Intuitif Doing)
> dll
👇👇👇👇
📚 *LEGALITAS CLUB PROPERTY PT. TSP*
> No akta pendirian:
01 tanggal 4 januari 2016 Notaris Ming Maryani, SH.
Kementrian hukum: AHU-0006973.AH.01.01.Tahun 2016 tanggal 5 Februari 2016
> No SIUP 218/24/PM/31.75-1.824.27/e/2016
> No NPWP 74.959.584.9-001.000
> TDP 09.04.1.46.42450 berlaku 28 Maret 2021
> Domisili 003/51.6/31.75.01.1006/-1.711.53/2016 tanggal 5 Februari 2016
*TENTUKAN PILIHAN ANDA*
⁉Anda Masih Ragu, silahkan datang dan buktikan ke kantor .
💯Anda Yakin, Cepat ambil keputusan
chat/ wa +60162433009
KPR VS PKR Mana Yang lebih Menguntungkan??

Bismillahirrahmanirrahim.....
""SEDERHANA SAJA""
Sama halnya seperti KPR, dalam konsep PKR pun SAMA..
SAMA SAMA ----- siap bayar DP
kpr 20/30% dari harga cash... (Hitung diri heh)
di cpro hanya 5.6 juta sj untuk nilai rumah 800 jt.
Wajibkan hukumnya? (Ga punya dpnya ga usah hehe..)
SAMA SAMA ----- siap tunaikan kewajian.
Gagal kewajibannya???
*Di KPR wajib bayar cicilan sampai batas waktu yg telah disepakati Telat bayar didenda.*
*Di CPRO wajib mereferensikan ke 2 orang saja dalam waktu 15 dihari pertama setelah bayar dp.
Belum bisa ngajak 2 orang artinya belum bayar cicilan ( ga akan didenda). Dalam 15 hari belum dapat teman ga akan hangus, peluang tetap terbuka hanya waktunya saja yg jadinya ngaret hehe.
SAMA SAMA ------ dapat ada akad perjanjian akta notaris.
*- KPR akadnya piutang, (wajib bayar.)*
*- CPRO akadnya kerjasama, (kerja dapat hasil.)*
PERBEDAAN
Kredit Pemilikan Rumah [KPR]
pendaftaran/persyaratan
BI check-in dll
Dp 160 juta
cicilan 7 juta/bulan
ada Riba
waktu 10-15 tahun
lokasi ditentukan developer
Rumah langsung ditempati
Program Kepemilikan Rumah [KPR]
pendaftaran/Syarat mudah
Referensi kan 2 orang saja
Dp 5,6 juta
tanpa cicilan
tanpa riba
waktu 7-24 bulan
lokasi anda yang menentukan
Rumah belum ditempati(proses)
KPR??Miliki rumah berhutang bertahun-tahun!!
PKR??Miliki rumah dapat penghasilan!!
Tentukan pilihan Anda sekarang ...
Rencanakan sekarang juga..
chat / wa +60162433009
Bismillahirrahmanirrahim
Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Keluhan dari berbagai masyarakat diseluruh Indonesia bagaimana sulitnya memiliki Rumah
Seberapa Pun Menabung, Rasanya Tak Mampu Beli Rumah....
KOMPAS.com - "Sudah tiga bulan ini saya keliling-keliling cari rumah. Harga rumah sangat mahal dan terus beranjak naik. Kalaupun ada, lokasinya sangat jauh, di pelosok," keluh Purwadi (30), pegawai negeri di sebuah lembaga penelitian di Jakarta.
Purwadi telah mendatangi sejumlah proyek baru perumahan yang ditawarkan di Jakarta Timur dan sekitarnya, mulai dari Rawamangun, Bintara, Cijantung, Bekasi, Depok, hingga Citayam di Kabupaten Bogor. Ia kaget menyadari harga rumah yang melangit. Rumah mungil dengan luas hunian 36 meter persegi (m2) atau tipe 36 dan luas tanah 100 m2 saat ini rata-rata dijual dengan harga satuan Rp 400 juta ke atas.
Rumah di Citayam tipe 36/100 semula ditawarkan dengan harga lebih rendah, yakni Rp 161 juta per unit. Namun, selang 1-2 bulan, ia mendapati harga rumah itu sudah naik mencapai Rp 200 juta per unit.
"Seberapa pun saya menabung rasanya enggak akan mampu mengejar kenaikan harga rumah yang begitu cepat. Harga rumah melambung tanpa kendali," ujar Purwadi, yang akhirnya mencari rumah kontrakan.
Lonjakan harga rumah di beberapa kota di Tanah Air dalam beberapa tahun terakhir membuat kelimpungan sebagian masyarakat, khususnya yang berpenghasilan menengah bawah. Pegawai dengan pendapatan minim kehilangan harapan menjangkau rumah murah. Bahkan, pegawai properti pun tak mampu membelinya.
Mario Siahaan (35), pegawai pemasaran pada perusahaan perumahan PT Vista Estate, bersama istrinya, Rianty Sianturi (28), sejak menikah tinggal di rumah kontrakan dengan biaya Rp 8 juta per tahun. Rianty yang bekerja sebagai guru merupakan pegawai negeri sipil golongan IIIB. Gaji Mario ditambah gaji Rianty sekalipun tak mencukupi untuk membeli rumah pribadi.
Setiap hari Mario membujuk orang lain agar membeli rumah milik perusahaan tempatnya bekerja. Namun, dia sendiri tak mampu membelinya lantaran disparitas gaji dan harga rumah yang sangat lebar. Harga rumah untuk kelas menengah ke bawah berkisar Rp 200 juta sampai Rp 700 juta per unit.
Rianty menggambarkan, dalam sebulan, keluarga dengan satu anak itu hanya mampu menabung Rp 1 juta-Rp 1,5 juta. Itu setelah gaji keduanya dikurangi kebutuhan sehari-hari sekitar Rp 3 juta per bulan. Untuk menambah penghasilan, Rianty harus menyambi menjadi guru les.
"Untuk kredit rumah, paling tidak harus ada uang muka Rp 50 juta. Belum lagi uang akad dan urusan administrasi lain yang bisa mencapai Rp 20 juta. Setidaknya kami butuh dana awal Rp 70 juta. Butuh bertahun-tahun untuk bisa dapat uang muka dengan penghasilan kami saat ini," ungkap Rianty.
Fitrie Karnita, wiraswasta muda di Palmerah, Jakarta, mengaku sudah sebulan kesulitan menemukan rumah yang layak dan terjangkau. Ia mengikuti saran dari sejumlah kerabat untuk mencari rumah yang dibangun oleh pengembang besar. Namun, harga yang ditawarkan umumnya mahal dan terus naik.
"Staf pemasaran pengembang besar bilang bahwa harga rumah akan terus naik. Semula saya pikir ini cara marketing agar konsumen cepat membeli rumah. Ternyata, harga rumah sungguh terus naik," tuturnya.
Tiwi (28), resepsionis perusahaan properti, meyakini tak akan mampu membeli rumah seperti yang ditawarkan perusahaannya. Perusahaan tempat dia bekerja menjual rumah berbagai tipe dengan harga Rp 1,9 miliar sampai Rp 2,8 miliar. Padahal, gaji Tiwi pas-pasan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
"Meskipun ada rumah dengan harga Rp 250 juta atau Rp 300 juta, tetap sulit bagi saya memilikinya," kata Tiwi.
Pindah kontrakan
Kesulitan memiliki rumah juga dialami Muhammad Askin (40), yang bekerja di PT Mojong Mitra Maju sejak tahun 1993. Ia sudah tiga kali pindah kontrakan sejak menikahi Netty (38) 10 tahun lalu. Impian memiliki rumah tak kunjung terwujud seiring harga properti yang terus melambung.
Gaji Askin yang sedikit di atas upah minimum Kota Makassar tak cukup untuk mengangsur rumah sangat sederhana sekalipun. Cita-cita Askin sebenarnya sederhana, memiliki rumah tipe 22 di perbatasan Makassar dan Kabupaten Maros yang ditawarkan pengembang Rp 90 jutaan.
Sejak lima tahun belakangan, ayah dua putra itu pun menabung sebisanya untuk memenuhi besaran uang muka. Namun, upaya itu seperti sia-sia. Tabungan selama lima tahun sebesar Rp 8 juta jauh dari besaran uang muka yang Rp 18 juta. Apalagi, angsuran per bulan mencapai Rp 900.000 selama 15 tahun.
"Sejak itu, saya tahu mustahil punya rumah sendiri," ujar Askin, yang bergaji Rp 1,6 juta per bulan.
Ramli (38), pegawai hotel di Makassar, punya pengalaman pahit ketika hendak mencicil rumah tahun lalu. Bermodal gaji Rp 2 juta per bulan, permohonan kreditnya ditolak salah satu bank pemerintah. Gaji suami dari Maharani (35) itu dianggap tidak cukup untuk membayar cicilan rumah Rp 1,1 juta per bulan selama 15 tahun.
"Pegawai bank bilang, gaji saya minimal harus tiga kali dari besarnya angsuran," kata Ramli.
Padahal, rumah yang ingin dibeli hanya seluas 60 meter persegi dan berlokasi di Kabupaten Gowa. Ia pernah mencoba ikut program rumah murah yang ditawarkan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek). Namun, ia terganjal syarat gaji minimal Rp 3 juta per bulan.
Menurut Agus Salim, dosen Ekonomi Universitas Hasanuddin, sudah saatnya pemerintah menyediakan program rumah murah dengan skema cicilan sesuai kemampuan buruh. Pemerintah juga perlu mencermati ketiadaan standar baku dalam penetapan harga rumah.
"Kebijakan pengembang yang selama ini cenderung seenaknya menetapkan harga membuat grafik peningkatan properti tak berbanding lurus dengan daya beli masyarakat," paparnya.
Di tingkat nasional, kekurangan rumah saat ini menembus 15 juta unit. Dengan laju pertumbuhan penduduk rata-rata 1,5 persen per tahun, kebutuhan rumah baru setiap tahun mencapai 900.000 unit. Sementara pasokan dari pengembang rata-rata 200.000 unit per tahun.
Solusinya ADA di PROGRAM KEPEMILIKAN RUMAH C-PRO sistem 1-2-15 dari PT. Terima Sarana Pratama..
Segera bergabung bersama kami..
Makin cepat makin baik karena harga rumah semakin naik..
AYO Segera bergabung dan Dapatkan Rumah Yang Anda Idamkan Jangan lagi Menunggu jarena kebaikan Harga Rumah gak akan pernah mau menunggu Anda, dan Itulah KENYATAANNYA.
Hubungi kami di:
wa +60162433009
Tindakan Anda hari ini MENENTUKAN Masa Depan Anda.!!
Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Harga Rumah Terus Naik sampai kapan Anda bisa memilikinya?
Keluhan dari berbagai masyarakat diseluruh Indonesia bagaimana sulitnya memiliki Rumah
Seberapa Pun Menabung, Rasanya Tak Mampu Beli Rumah....
KOMPAS.com - "Sudah tiga bulan ini saya keliling-keliling cari rumah. Harga rumah sangat mahal dan terus beranjak naik. Kalaupun ada, lokasinya sangat jauh, di pelosok," keluh Purwadi (30), pegawai negeri di sebuah lembaga penelitian di Jakarta.
Purwadi telah mendatangi sejumlah proyek baru perumahan yang ditawarkan di Jakarta Timur dan sekitarnya, mulai dari Rawamangun, Bintara, Cijantung, Bekasi, Depok, hingga Citayam di Kabupaten Bogor. Ia kaget menyadari harga rumah yang melangit. Rumah mungil dengan luas hunian 36 meter persegi (m2) atau tipe 36 dan luas tanah 100 m2 saat ini rata-rata dijual dengan harga satuan Rp 400 juta ke atas.
Rumah di Citayam tipe 36/100 semula ditawarkan dengan harga lebih rendah, yakni Rp 161 juta per unit. Namun, selang 1-2 bulan, ia mendapati harga rumah itu sudah naik mencapai Rp 200 juta per unit.
"Seberapa pun saya menabung rasanya enggak akan mampu mengejar kenaikan harga rumah yang begitu cepat. Harga rumah melambung tanpa kendali," ujar Purwadi, yang akhirnya mencari rumah kontrakan.
Lonjakan harga rumah di beberapa kota di Tanah Air dalam beberapa tahun terakhir membuat kelimpungan sebagian masyarakat, khususnya yang berpenghasilan menengah bawah. Pegawai dengan pendapatan minim kehilangan harapan menjangkau rumah murah. Bahkan, pegawai properti pun tak mampu membelinya.
Mario Siahaan (35), pegawai pemasaran pada perusahaan perumahan PT Vista Estate, bersama istrinya, Rianty Sianturi (28), sejak menikah tinggal di rumah kontrakan dengan biaya Rp 8 juta per tahun. Rianty yang bekerja sebagai guru merupakan pegawai negeri sipil golongan IIIB. Gaji Mario ditambah gaji Rianty sekalipun tak mencukupi untuk membeli rumah pribadi.
Setiap hari Mario membujuk orang lain agar membeli rumah milik perusahaan tempatnya bekerja. Namun, dia sendiri tak mampu membelinya lantaran disparitas gaji dan harga rumah yang sangat lebar. Harga rumah untuk kelas menengah ke bawah berkisar Rp 200 juta sampai Rp 700 juta per unit.
Rianty menggambarkan, dalam sebulan, keluarga dengan satu anak itu hanya mampu menabung Rp 1 juta-Rp 1,5 juta. Itu setelah gaji keduanya dikurangi kebutuhan sehari-hari sekitar Rp 3 juta per bulan. Untuk menambah penghasilan, Rianty harus menyambi menjadi guru les.
"Untuk kredit rumah, paling tidak harus ada uang muka Rp 50 juta. Belum lagi uang akad dan urusan administrasi lain yang bisa mencapai Rp 20 juta. Setidaknya kami butuh dana awal Rp 70 juta. Butuh bertahun-tahun untuk bisa dapat uang muka dengan penghasilan kami saat ini," ungkap Rianty.
Fitrie Karnita, wiraswasta muda di Palmerah, Jakarta, mengaku sudah sebulan kesulitan menemukan rumah yang layak dan terjangkau. Ia mengikuti saran dari sejumlah kerabat untuk mencari rumah yang dibangun oleh pengembang besar. Namun, harga yang ditawarkan umumnya mahal dan terus naik.
"Staf pemasaran pengembang besar bilang bahwa harga rumah akan terus naik. Semula saya pikir ini cara marketing agar konsumen cepat membeli rumah. Ternyata, harga rumah sungguh terus naik," tuturnya.
Tiwi (28), resepsionis perusahaan properti, meyakini tak akan mampu membeli rumah seperti yang ditawarkan perusahaannya. Perusahaan tempat dia bekerja menjual rumah berbagai tipe dengan harga Rp 1,9 miliar sampai Rp 2,8 miliar. Padahal, gaji Tiwi pas-pasan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
"Meskipun ada rumah dengan harga Rp 250 juta atau Rp 300 juta, tetap sulit bagi saya memilikinya," kata Tiwi.
Pindah kontrakan
Kesulitan memiliki rumah juga dialami Muhammad Askin (40), yang bekerja di PT Mojong Mitra Maju sejak tahun 1993. Ia sudah tiga kali pindah kontrakan sejak menikahi Netty (38) 10 tahun lalu. Impian memiliki rumah tak kunjung terwujud seiring harga properti yang terus melambung.
Gaji Askin yang sedikit di atas upah minimum Kota Makassar tak cukup untuk mengangsur rumah sangat sederhana sekalipun. Cita-cita Askin sebenarnya sederhana, memiliki rumah tipe 22 di perbatasan Makassar dan Kabupaten Maros yang ditawarkan pengembang Rp 90 jutaan.
Sejak lima tahun belakangan, ayah dua putra itu pun menabung sebisanya untuk memenuhi besaran uang muka. Namun, upaya itu seperti sia-sia. Tabungan selama lima tahun sebesar Rp 8 juta jauh dari besaran uang muka yang Rp 18 juta. Apalagi, angsuran per bulan mencapai Rp 900.000 selama 15 tahun.
"Sejak itu, saya tahu mustahil punya rumah sendiri," ujar Askin, yang bergaji Rp 1,6 juta per bulan.
Ramli (38), pegawai hotel di Makassar, punya pengalaman pahit ketika hendak mencicil rumah tahun lalu. Bermodal gaji Rp 2 juta per bulan, permohonan kreditnya ditolak salah satu bank pemerintah. Gaji suami dari Maharani (35) itu dianggap tidak cukup untuk membayar cicilan rumah Rp 1,1 juta per bulan selama 15 tahun.
"Pegawai bank bilang, gaji saya minimal harus tiga kali dari besarnya angsuran," kata Ramli.
Padahal, rumah yang ingin dibeli hanya seluas 60 meter persegi dan berlokasi di Kabupaten Gowa. Ia pernah mencoba ikut program rumah murah yang ditawarkan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek). Namun, ia terganjal syarat gaji minimal Rp 3 juta per bulan.
Menurut Agus Salim, dosen Ekonomi Universitas Hasanuddin, sudah saatnya pemerintah menyediakan program rumah murah dengan skema cicilan sesuai kemampuan buruh. Pemerintah juga perlu mencermati ketiadaan standar baku dalam penetapan harga rumah.
"Kebijakan pengembang yang selama ini cenderung seenaknya menetapkan harga membuat grafik peningkatan properti tak berbanding lurus dengan daya beli masyarakat," paparnya.
Di tingkat nasional, kekurangan rumah saat ini menembus 15 juta unit. Dengan laju pertumbuhan penduduk rata-rata 1,5 persen per tahun, kebutuhan rumah baru setiap tahun mencapai 900.000 unit. Sementara pasokan dari pengembang rata-rata 200.000 unit per tahun.
Solusinya ADA di PROGRAM KEPEMILIKAN RUMAH C-PRO sistem 1-2-15 dari PT. Terima Sarana Pratama..
Segera bergabung bersama kami..
Makin cepat makin baik karena harga rumah semakin naik..
AYO Segera bergabung dan Dapatkan Rumah Yang Anda Idamkan Jangan lagi Menunggu jarena kebaikan Harga Rumah gak akan pernah mau menunggu Anda, dan Itulah KENYATAANNYA.
Hubungi kami di:
wa +60162433009
Tindakan Anda hari ini MENENTUKAN Masa Depan Anda.!!
Selasa, 25 April 2017
Bismillahirrahmanirrahim
Assalamu'alaikum
Siapa yg mau punya rumah angkat tangan ☝️☝️☝️☝️☝️☝️.....
hhhhhhh kerja dong ...usaha..... 😆😆😆😆
Mulailah belajar berbisnis dari skarang ...
Tanpa Bisnis Bagaimana Mau Maju ?
Bukannya umur smakin berkurang tenaga smakin rapuh kebutuhan meningkat penghasilan hanya segitu saja ?? ( buat renungan aja )
Trus apa g risih ya numpang ortu,mertua.ngekost atau ngontrak ??
( khusus yg punya rasa aza hhhh 🤡🤡🤡 )
Tp ingat kalau mau berbisnis yg baik** aja biar hasilnyapun jg baik berkah barokah ya ...jgn modal gratis hasil jutawan , welehhhhh duwitnya siapa ya yg diambil buat ngasih hhhhh waspadalahhh.... waspadalahhhh ....!!! ( kata bang napi ) 😃😃
PT.Trima Sarana Pratama hadir memberikan peluang untuk kita smua agar segera punya rumah dgn cara yg simple,mudah ,aman n g pakek lama
Melalui Program Property 1-2-15 membawa keberkahan menuju rumah idaman
tanpa hutang
tanpa bunga
tanpa riba
tanpa sita
tanpa flush in/out
tanpa jualan prodak/sales
bukan MLM,MONEY GAME,INVESDONG dsb.....
tanpa janji ayo ikut aja nanti saya bantu pasti sukses ( itu bkn cara yg baik n mendidik soalnya n janji itu sampai mati tetap hutang lho hati** yg suka ngobral janji 😎😎😎)
Mitra Cpro tdk menjanjikan kesuksesan,tp akan mengajarkan bagaimana caranya bisa sukses membantu memberikan solusi yg tepat
n terus mendampingi team sampai ke pintu rumah idaman
Belum paham lagi ??
inbok / wa +60162433009
Langganan:
Postingan (Atom)







